Tuesday, March 18, 2008

PERANGKAP TIKUS
Sepasang suami dan isteri petani pulang kerumahsetelah berbelanja. Ketika mereka membuka barangbelanjaan, seekor tikus memperhatikan gelagat sambilmenggumam "hmmm...makanan apa lagi yang dibawa merekadari pasar??"

Ternyata yang dibeli oleh petani hari adalah rerangkaptikus. Sang tikus naik panic bukan kepalang.Ia bergegas lari ke sarang dan bertempik, " Adaperangkap tikus di rumah....di rumah sekarang adaperangkap tikus...."Ia pun mengadu kepada ayam dan berteriak, " Adaperangkat tikus !" Sang Ayam berkata, " Tuan Tikus !Aku turut bersedih tapi ia tak adakena-mengena dengan aku.”

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambilberteriak seperti tadi.Sang Kambing pun jawab selamba, “Aku pun turutbersimpati.. .tapi tidak ada yang boleh aku buat. Lagipun tak tak ada kena-mengena dengan aku. "

Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama. "Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buataku sama sekali. Tak kanlah sebesaraku ni boleh masuk perangkap tikus.

"Dengan rasa kecewa ia pun berlari ke hutan menemui Ular. Sang ular berkata " Eleh engkau ni...PerangkapTikus yang sekecil tak kan la nak membahayakan aku.”

Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrahkerana mengetahui ia akan menghadapi bahaya seorangdiri.Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suaraberdetak perangkap tikusnya berbunyi menandakan umpandah mengena. Ketika melihat perangkap tikusnya,ternyata seekor ular berbisa yang jadi mangsa. Buntutular yang terperangkap membuat ular semakin ganas danmenyerang isteri pemilik rumah.Walaupun si Suami sempat membunuh ular berbisatersebut, isterinya tidak sempat diselamatkan.Si suami pun membawa isterinya kerumah sakit.

Beberapahari kemudian isterinya sudah boleh pulang namun tetapsahaja demam.Isterinya lalu minta dibuatkan sup cakar ayam olehsuaminya kerana percaya sup cakar ayam bolehmengurangkan demam. Tanpa berfikir panjang si Suamipun dengan segera menyembelih ayamnya untuk dapatcakar buat sup.Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda.Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ialalu menyembelih kambingnya untukmengambil hatinya.Masih juga isterinya tidaksembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.Banyak sungguh orang datang melawat jenazahnya. Keranarasa sayang suami pada isterinya, tak sampai hati puladia melihat orang ramai tak dijamuapa-apa.. Tanpa berfikir panjang dia pun menyembelihsapinya untuk memberi makan orang-orang yangberziarah.Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuhkesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat PerangkapTikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.

SUATU HARI….KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESUSAHAN DAN MENGIRA ITUBUKAN URUSAN ANDA... FIKIRKANLAH SEKALI LAGI.

No comments: